Blibli.com melebarkan bisnis piknik lewat akuisisi Tiket.com

by Beritagar.id
Akuisisi Tiket.com

Bisnis perjalanan berbasis daring yang berkembang pesat membuat Global Digital Niaga (GDN), perusahaan di balik marketplace daring Blibli.com, berani mengakuisisi 100 persen agen perjalanan daring Tiket.com. pada Kamis (15/6/2017).

Berdasarkan keterangan pers yang diterima Beritagar.id, Kamis (15/6/2017), proses akuisisi tersebut dilakukan Blibli.com sejak lima bulan lalu. Lantas pada 12 Juni lalu, kedua belah pihak melakukan penandatanganan aksi korporasi tersebut.

"Kami melihat peluang tersebut sangat besar bagi Tiket.com untuk tumbuh secara eksponensial, baik dari rencana sinergi yang ada maupun dari segi penetrasi pasar," kata Gaery Undarsa, Co-Founder sekaligus Chief Communication Officer Tiket.com.

Gaery yang menjabat Chief Executive Officer Tiket.com sebelum akuisisi menambahkan ada banyak kesamaan culture dan visi bisnis serta potensi sehingga Tiket.com rela bergabung dengan Blibli.com. Kini Tiket.com dipimpin oleh CEO baru, George Hendrata --pria lulusan Universitas Harvard, AS.

Tiket.com berdiri sejak Agustus 2011. Gaery membangunnya bersama Wenas Agusetiawan, Dimas Surya Yaputra, dan Natali Ardianto. Mereka memiliki lima produk utama; penerbangan, kereta api, akomodasi hotel, penyewaan mobil, dan tiket acara hiburan.

Beroperasi sejak 2011, Tiket.com punya rekam jejak bagus. Bahkan mereka meraih keuntungan Rp1 triliun pada Desember 2016 sehingga menjadi salah satu agen perjalanan berbasis daring terbesar di Indonesia.

Itu sebabnya Blibli.com tertarik mengakuisisi meski memiliki pula Blibli Travel yang diluncurkan pada akhir 2016. Blibli.com menilai pasar bisnis piknik menjanjikan karena statistiknya terus meningkat.

CEO Blibli.com, Kusumo Martanto, menjelaskan bahwa hingga 2016, pembelian produk piknik (travel) di ranah daring mencapai 35 persen dibanding produk jasa lain. Itu sebabnya Blibli.com akan mendukung Tiket.com dari sisi share inventory, program penjualan, promosi termasuk penetrasi ke media sosial, serta memperkuat tim atau karyawan.

Namun kedua belah pihak enggan mengungkap nilai akuisisi yang disepakati. Gaery hanya mengatakan bahwa transaksi dilakukan dalam mata uang rupiah dengan nilai yang memuaskan bagi kedua belah pihak. Adapun Kusumo menegaskan bahwa akuisisi 100 persen menggunakan dana internal pengembangan bisnis Blibli.com.

Kusumo menjelaskan akuisisi ini akan membuat bisnis Blibli.com secara organik dan non-organik tumbuh 2,5 kali. Kebetulan itu adalah target Blibli.com pada semester dua 2017.

"Akuisisi ini menjadikan Blibli.com sebagai salah satu pemain OTA (Online Travel Agent) terbesar dan menjadi The only eCommerce B2C pertama di Indonesia yang memiliki kanal bisnis OTA dengan variasi produk travel terlengkap," imbuh Kusumo.

Akuisisi ini tidak akan menutup kemungkinan Blibli.com untuk ekspansi ke produk lain. Bahkan Blibli.com akan berkonsentrasi mengembangkan dua perusahaan e-dagang ini agar dapat memenuhi seluruh kebutuhan travel dan belanja daring bagi konsumen domestik maupun internasional.

Source: https://beritagar.id/index.php/artikel/sains-tekno/bliblicom-melebarkan-...

Similar articles:

http://www.cnnindonesia.com/teknologi/20170615190838-185-222082/resmi-bl...

https://www.blibli.com/page/news-events/blibli-com-ekspansi-ke-online-tr...

http://marketeers.com/tiket-blibli-akuisisi-travel-online/

Share this Article

Back